Komisi Perdagangan Federal (FTC)
Amerika Serikat telah menjatuhkan denda sebesar US$80 ribu kepada layanan jejaring sosial Path karena menyesatkan pemakainya dan tidak memberikan pilihan kepada
pemakai terhadap pengumpulan
data personal.
Sanksi ini dikenakan karena FTC
menilai Path telah melanggar
Children’s Online Privacy
Protection Act. Disinyalir oleh FTC
bahwa Path telah mengumpulkan
data terhadap sebanyak 3000 anak
yang berumur di bawah 13 tahun
tanpa persetujuan orang tuanya
melalui aplikasi Path, baik untuk
iOS ataupun Android.
Hal lain yang menjadi tuduhan FTC
adalah Path telah melakukan
proses pengumpulan data-data
pribadi dari buku alamat telepon
para pemakainya tanpa alasan jelas apa yang dilakukan oleh Path
terhadap data-data tersebut.
Menurut FTC, Path diduga
melakukan hal tersebut melalui
fasilitas “Add Friends” yang muncul
pada aplikasi Path versi 2.0 untuk
iOS. Fasilitas “Add Friends” ini
memungkinkan pemakainya untuk
mencari teman-teman berdasar
data pertemanan di Facebook, atau berdasar data orang-orang yang sudah tercatat pada buku telepon di telepon seluler pengguna, walaupun tidak mengaktifkan opsi “Find friends from your contacts”.
Tuduhan terhadap pelanggaran
aturan kerahasiaan data pribadi
pemakai yang dilakukan oleh Path
juga pernah terjadi pada bulan
Februari 2012 yang lalu. Saat itu
Path melalui aplikasinya untuk iOS
terbukti mengunggah data-data
personal buku telepon pemakai ke
server Path.
Beberapa hari kemudian, Dave
Morin sebagai CEO Path meminta
maaf dan segera meng- update
aplikasi Path untuk iOS ke versi
2.0.6. Pada kenyataannya, FTC
menilai update tersebut tetap ada
unsur pelanggarannya. Sampai saat
ini, Path untuk iOS telah di-
update per tanggal 1 Februari
2013 lalu menjadi versi 2.9.3.




0 komentar:
Posting Komentar